Astra International (ASII IJ) Segmen Otomotif Tahan Banting🔧 di Tengah Penurunan Penjualan 4W 🚗

Analis: Jeremy Mikael

Astra International (ASII) melaporkan laba bersih 1Q25 sebesar IDR6,9tn (-15,4% q-q; -7,1% y-y), yang lebih rendah dari ekspektasi. Kinerja ini dipengaruhi oleh penurunan laba segmen HEMCE, apa itu HEMCE?🤔 HEMCE sendiri adalah segmen Heavy Equipment, Mining, Construction, and Energy dari UNTR meski segmen otomotif tetap bertahan meski ada penurunan penjualan 4W. 🛻

Segmen Otomotif Tahan Banting dengan Laba Stabil 🔧
Meski penjualan 4W lebih lemah, segmen otomotif tetap tampil menjadi bintang degan performa stabil membukukan laba bersih IDR2,73tn (+0,2% q-q; -0,8% y-y), hal ini didorong oleh peningkatan margin EBIT. Namun, pendapatan dari JVs seperti Astra Honda dengan produk kendaraan bermotor dan Daihatsu dengan produk mobil saat ini menurun tajam, dimana hal ini mengurangi kinerja secara keseluruhan. 📉

Revisi Proyeksi dan Target Harga Turun 📊
Bagaimana pandangan kami terakit ASII?🤔 Ya, kami menurunkan proyeksi laba 2025/26E ASII karena kinerja segmen HEMCE yang lebih rendah. Target harga saham diturunkan menjadi IDR5.400 (sebelumnya IDR5.600), meski menurunkan target harga kami tetap mempertahankan rekomendasi BUY berkat potensi kenaikan 11,8% dari harga terakhir. 💡

⚠️Risiko Utama: Risiko terhadap proyeksi ini termasuk penurunan penjualan 4W dan 2W, keterlambatan peluncuran model baru, serta harga komoditas yang lebih rendah. 📉

PDF Full: BSASII0525

Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights