Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO IJ): Laba bertumbuh 33% YoY, ini pendorongnya

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,63 triliun pada 9M24, naik 11% y-y. SIDO juga mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 33% y-y menjadi Rp778 miliar. Apa yang mendorong kinerja impresif ini? Yuk, simak selengkapnya!

Pertumbuhan Penjualan Didukung Ekspor dan Efisiensi Biaya
Sido Muncul berhasil mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 11% y-y menjadi Rp2,63 triliun di 9M24, dengan kontribusi ekspor yang melonjak 75% y-y dan menyumbang 8% dari total penjualan. Di sisi laba bersih, peningkatan sebesar 33% y-y menjadi Rp778 miliar didorong oleh kenaikan penjualan. Segemen Herbal tumbuh 6%, terutama didukung oleh Tolak Angin dan produk baru Esemag. F&B mencatatkan pertumbuhan 20%, dipimpin oleh Energy Drink, susu, kopi, dan permen. Sementara itu, segmen farmasi meningkat 12% setelah produk sirup pulih dari pembatasan BPOM tahun lalu.

Outlook Positif di Kuartal IV-2024
Memasuki kuartal IV-2024, SIDO optimis terhadap prospek pertumbuhan, didorong oleh permintaan musiman yang diperkirakan meningkat pada akhir tahun. Strategi perusahaan yang fokus memperkuat jaringan distribusi serta memperkenalkan produk baru di pasar domestik dan ekspor juga diharapkan dapat menopang target pertumbuhan penjualan tahunan lebih dari 10%.

Valuasi SIDO IJ
Secara valuasi saat ini SIDO secara Trailing P/E diperdangankan dengan 16x  dimana secara industri farmasi valuasi berkisar 11,3x yang mana secara valuasi industri SIDO relatif cukup mahal terhadap industrinya 

Gimana nih SIDO? mahal si tapi dengan kinerjanya yang oke, sahabat Tolak Angin pilih Buy or Bye nih?

Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights