Aneka Tambang (ANTM IJ) Kinerja Kuartalan Stellar, Laba Bersih Melonjak Signifikan 🚀

Analis
Jeremy Mikael

Aneka Tambang (ANTM) mencatatkan kinerja kuartalan yang sangat baik di 1Q25, dengan laba bersih yang jauh melampaui ekspektasi konsensus.  Laba bersih mencapai IDR2,13tn (+47,4% q-q; +912% y-y), berkontribusi 50% terhadap estimasi konsensus, menunjukkan adanya ekspansi margin yang luar biasa di semua lini🪙. Lalu bagaimana dengan kinerja segmen emas dan nikel?🤔 Yuk simak narasinya di bawah ini👇

Segmen Emas Tangguh, Segmen Nikel Bangkit Kembali ✨
Meski volume penjualan emas sedikit turun, segmen ini tetap tangguh dengan pendapatan 1Q25 yang tercatat IDR21,6tn (-1% q-q; +182% y-y) berkat kenaikan harga emas yang mengimbangi penurunan volume. Harga emas yang melonjak menjadi USD2,949/oz (+5,6% q-q; +39,3% y-y) membantu mempertahankan kinerja positif. Di sisi lain, segmen nikel menunjukkan pemulihan signifikan, dengan volume penjualan bijih nikel mencapai 3,83 juta wmt, rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pendapatan dari nikel tercatat IDR3,77tn (+10,6% q-q; +582% y-y), didorong oleh penjualan bijih nikel yang kuat dan harga jual bijih yang tetap tinggi. 🏅

Margin Lebih Baik dari Ekspektasi, Laba Bersih Melejit 💥
Antam berhasil menekan biaya pokok penjualan berkat turunnya harga bahan bakar dan diskon harga beli emas dari pihak ketiga. Ini berkontribusi pada margin kotor yang lebih baik di 13,9% (4Q24: 9,2%; 1Q24: 2,9%), diikuti dengan penurunan biaya operasional (opex) yang mencapai IDR945bn (-25% q-q; +27,4% y-y). Dengan margin yang lebih tinggi dan efisiensi biaya yang terjaga, laba bersih ANTM melesat jauh di atas ekspektasi. 📈

Proyeksi Ditingkatkan, Target Harga Naik 📊
Melihat kinerja yang lebih baik dari perkiraan, kami merevisi proyeksi dan mempertahankan rekomendasi BUY dengan target harga baru IDR3.000 (sebelumnya IDR2.100), menggunakan valuasi 2026E EV/EBITDA sebesar 8x (sebelumnya 6,8x). Kami tetap optimis meski saham ANTM sudah mengalami kenaikan harga yang signifikan berkat rally harga emas dan pemulihan segmen nikel. Dengan valuasi yang masih menarik, saham ANTM diperdagangkan dengan EV/EBITDA 2026E sebesar 5,3x, yang berada di bawah rata-rata historisnya. 

⚠️Resiko: Terutama terkait dengan produksi dan penjualan yang lebih rendah dari ekspektasi, harga komoditas yang melemah, serta ketidakpastian regulasi.

PDF Full:BSANTM0525 

Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights