Analis: Jeremy Mikael
Kami mengadakan investor call dengan Mr. Arianto S. Rudjito, CFO PT Aneka Tambang Tbk (ANTM IJ), membahas hasil operasional FY24 dan prospek pertumbuhan ke depan. Berikut poin-poin utama:
🪙 4Q24E: Penjualan Emas Melebihi Ekspektasi!
ANTM mencetak rekor penjualan emas 15,2 ton di 4Q24 (+21% q-q; +128% y-y), membawa total FY24 ke 43,7 ton (+68% y-y), melampaui target 37 ton. Kenaikan ini didukung oleh penjualan grosir & ritel di butik emas serta tren harga emas yang terus naik. Volume ini juga di atas ekspektasi pasar, mengingat rata-rata historis hanya 7,5 ton per kuartal.
🪨 Nikel FY25: Volume Rebound, Tapi Ada Risiko Kenaikan Royalti
Volume penjualan bijih nikel FY24 hanya mencapai 8,35 juta wmt (-29% y-y), lebih rendah dari target 18,75 juta wmt, karena keterlambatan izin produksi. Namun, dengan kuota 16,9 juta wmt sudah disetujui di FY25, ANTM berpotensi mencapai volume 16-17 juta wmt tahun ini. Meski begitu, ancaman kenaikan royalti bijih nikel dari 10% ke 14% bisa meningkatkan biaya produksi 10% ke USD20/ton, meski margin tunai tetap positif karena premi harga nikel yang kuat.
🤝 Kolaborasi dengan Freeport: Perkuat Pasokan Emas Domestik
ANTM dan Freeport menandatangani perjanjian di mana Freeport akan memasok hingga 30 ton emas 99,9% per tahun ke ANTM. Ini mengurangi ketergantungan ANTM pada impor emas dan mengurangi volatilitas kurs. Untuk mendukung ini, ANTM membeli lahan di JIIPE Gresik (dekat smelter Freeport) untuk membangun pabrik manufaktur emas dengan kapasitas 30 ton per tahun, yang dijadwalkan mulai konstruksi di 2H25 dan beroperasi pada FY27, meningkatkan total kapasitas ANTM ke 75 ton per tahun. 🚀
PDF Full: BSANTM0325
Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi
Regards
Investment Specialist
