B50🌴 Dijalankan dan Harga CPO Diperkirakan Naik di FY26?🤔

Analis: Abdusshomad Cakra Buana

Kami mempertahankan rekomendasi OVERWEIGHT untuk sektor Perkebunan dengan proyeksi harga CPO FY26 mencapai MYR4.500/ton (+6,4% y-y). Implementasi mandat B50 diperkirakan meningkatkan konsumsi biodiesel hingga 17,2 juta ton, yang berpotensi menciptakan defisit pasokan dan mendorong harga lebih tinggi.

IEU-CEPA sebagai Katalis Permintaan Baru✨
Kesepakatan perdagangan Indo-EU yang kemungkinan rampung pada paruh kedua 2026 diharapkan menghidupkan kembali ekspor CPO Indonesia ke Eropa yang menurun akibat regulasi EUDR II. Dengan kesepakatan ini, permintaan CPO dari EU diperkirakan naik ke 2,8 juta ton, menyamai level sebelum EUDR II.

Kinerja 2Q25: Margin Membaik Meski ASP Turun💸
Meski harga jual (ASP) turun, sebagian besar perusahaan membukukan kenaikan pendapatan dan margin, berkat produktivitas kebun inti yang membaik. Namun, laba bersih hanya naik tipis karena adanya kerugian nilai wajar aset biologis.

Revisi Target Harga dan Valuasi
Kami meningkatkan target harga saham di bawah cakupan kami, dengan pecking order sebagai berikut:
🥇TAPG: TP IDR1.900 (BUY), didukung margin dan produktivitas unggul
🥈DSNG: TP IDR1.780 (BUY), margin lebih rendah namun produktivitas kuat
🥉LSIP: TP IDR1.660 (BUY), diskon karena usia kebun yang menua
🎖️AALI: TP IDR7.100 (HOLD), diskon margin dan ketergantungan pada pembelian TBS pihak ketiga

⚠️ Risiko utama adalah penurunan harga CPO, kinerja operasional yang kurang baik, serta kondisi cuaca yang tidak mendukung.

📝 Full PDF: BSCPO0825

Disclaimer On
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi.

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights