Menyusul jejak sang RAJA, kini PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) resmi melantai di bursa! Dulu dikenal sebagai PT Syabas Usaha Migas, sang RATU kini memikat perhatian dengan fokusnya di sektor energi. Nah, apa saja sih lini bisnis yang dimiliki RATU? Yuk, simak di bawah ini:
- Blok Cepu 🛢️: Melalui PT Petrogas Jatim Utama Cendana, Perseroan memegang participating interest sebesar 2,2423%. Didukung oleh ExxonMobil sebagai operator, Blok Cepu menawarkan keunggulan dalam manajemen operasi.
- Blok Jabung 🌏: Kepemilikan participating interest sebesar 8% melalui PT Raharja Energi Tanjung Jabung, dengan PetroChina sebagai operator. Blok ini memiliki kontrak hingga 19 tahun ke depan dan potensi besar untuk pengembangan cadangan baru.
Kinerja berkilau bak mahkota ratu🫅, akankah se royal itu🤔?
🚀 Kinerja luar biasa berhasil ditorehkan di semester pertama 2024! Perusahaan menunjukkan strategi yang efektif dalam menghadapi tantangan pasar, terbukti dari lonjakan pendapatan dan laba yang signifikan. Tak hanya itu, investor juga dimanjakan dengan dividen menarik sebagai bentuk apresiasi.
- Pendapatan Usaha: USD 27,96 juta, tumbuh142% dibandingkan tahun 2023* 📈
- Laba Bersih Kompre Periode Berjalan: USD 7,43 juta, tumbuh 20,54 🔥
Kinerja cemerlang, lantas mengapa sang RATU berdansa di bursa?💃
- Blok Jabung: Rp157,36 M dipinjamkan ke anak usaha RETJ untuk bayar Cash Call PetroChina (USD 10 juta). Kekurangan Rp2,05 M dari kas internal. setelahnya apabila dana terlah dikembalikan ke perseroan, maka akan dialokasikan untuk studi kelayakan blok migas baru. ⛽️
- Blok Cepu: Rp34,97 M dipinjamkan ke PJUC untuk bayar Cash Call ExxonMobil (USD 2,2 juta). Kekurangan Rp102,5 juta direncanakan ditutup kas internal. setelahnya apabila dana terlah dikembalikan ke perseroan, maka akan dialokasikan untuk pengembangan usaha dan studi kelayakan blok-blok migas🛢️🔍
- Bagaimana dengan sisanya? Sisa dana akan digunakan untuk modal kerja dan operasional📋🧑💼
- Bagaimana dengan hasil divestasinya? Hasil Saham Divestasinantinya akan langsung ke pemegang saham penjual.
Sang RAJA👑 tetap kendalikan RATU🫅, bagaimana nasib saham baru?
Dalam IPO ini, RAJA akan tetap menjadi pengendali RATU dengan kepemilikan saham 79,99% atau setara 2.171.943.000 lembar saham. Hmm penasaran sama detail lanjutannya? Yuk simak di bawah ini🧐:
- Saham Baru: Sebanyak 190.053.800 saham atau 7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, yang merupakan saham baru dari portepel Perseroan.
- Saham Divestasi: Sebanyak 352.957.000 saham atau 13% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO, yang merupakan saham milik Pemegang Saham Penjual (RAJA).
Valuasi RATU🧮
Secara valuasi dengan asumsi harga IPO RATU dipatok di batas atas Rp1.150/lembar, valuasinya bakal tembus Rp3,1 triliun! 🎉 Itu setara dengan 12,87x PE, kalau dalam perhitungannya menggunakan laba 6M24 yang disetahunkan 🚀 (Jeremy Mikael, Bahana Sekuritas)
Jadwal penawaran saham 📅 :
Hmm, gimana nih setelah lihat ringkasannya? Tertarik ikutin jejak sang RATU? Yuk, cek jadwal pentingnya di bawah ini dan jangan sampai ketinggalan! 👇
- Masa Penawaran Awal: 17 – 23 Desember 2024
- Tanggal Efektif: 30 Desember 2024
- Masa Penawaran Umum: 02 – 06 Januari 2025
- Tanggal Penjatahan: 06 Januari 2025
- Tanggal Distribusi Saham: 07 Januari 2025
- Tanggal Pencatatan Saham: 08 Januari 2025
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
