Donald Trump kembali dilantik sebagai Presiden ke-47 AS, mencetak sejarah dengan masa jabatan kedua yang tidak berurutan. Dalam pidato pelantikannya, ia menyerukan “revolusi akal sehat” dan berjanji memulai “zaman keemasan Amerika.”
Langkah Awal: Pro-Fosil Menjadi Narasi ⛽
Trump langsung menarik AS dari Perjanjian Iklim Paris, mengumumkan “darurat energi nasional,” dan fokus memperkuat bahan bakar fosil.
Harga Energi Global: Batu Bara & Minyak di Titik Krusial 🌍⚡
Kita mulai dengan update komoditas batubara, Harga batu bara Newcastle bertahan di sekitar $115/ton, level terendah 4 tahun, di tengah lonjakan produksi global. China menargetkan kenaikan output 1,5% pada 2025, sementara stok batu bara tinggi dan curah hujan melimpah membuat utilitas lebih memilih energi hidro.
Bagaimana dengan kondisi minyak mentah saat ini? Di sisi lain, harga minyak WTI tetap di bawah $76,9/barel. Langkah Presiden Trump memperluas produksi domestik dan menunda tarif impor minyak memberikan tekanan tambahan, didukung easing ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Hmm, nampoknya akan ada kecenderungan pro-fosil nampaknya cukup masuk akal mengingat efisiensi kalor yang dihasilkan terhadap biaya yang dikeluarkan. Menimbang juga latar belakang Trump yang pro dengan market, ini menjadi kabar menarik bagi industri batu bara dan minyak bumi di tengah kampanye energi hijau.
So, masih setia sama saham energi hijau adau udah mulai move on nih? Yuk komen!
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
