Sumber Alfaria Trijaya (AMRT IJ): Tetap bertahan ditengah pelemahan pasar

Meski penjualan ritel Indonesia hanya tumbuh 4,8% yoy pada September 2024 dan kepercayaan konsumen turun ke 121,1 pada Oktober dan September 123,5, AMRT tetap tampil dominan. Dengan 13,9% pangsa pasar ritel modern dan 35,1% di segmen minimarket modern trade, AMRT memperkuat posisinya. Ditambah kolaborasi dengan MIDI, pangsa pasar mereka mencapai 40,8%. Fokus pada makanan, yang menyumbang 70,7% dari total pendapatan, membuat AMRT tetap tumbuh dan siap memenuhi kebutuhan konsumen meski pasar sedang menantang. 

Distribusi Pendapatan Regional:
– Ex-Java: 37,2%
– Java ex Jabodetabek: 35,4%
– Jabodetabek: 27,4%

Kinerja Keuangan
– Pendapatan: Tumbuh 10,2% y-o-y menjadi Rp88,2 triliun.
– Laba Bruto: Naik 11,7% y-o-y menjadi Rp18,9 triliun, dengan marjin laba bruto meningkat ke 21,39%.
– Laba Operasi: Bertumbuh 7,8% y-o-y menjadi Rp3,1 triliun, dengan sedikit penurunan marjin laba operasi ke 3,52%.
– Laba Bersih: Naik 9,5% y-o-y menjadi Rp2,4 triliun, menjaga marjin laba bersih pada 2,72%.

Kesimpulan dan Valuasi
Pencapaian AMRT menunjukkan efisiensi operasional yang stabil, didukung oleh penguasaan pasar yang luas dan produk yang beragam, sehingga mampu bertahan dan tumbuh di pasar ritel modern Indonesia yang kompetitif. *Bagaimana dengan valuasi? AMRT saat ini diperdagangkan pada level Annualized P/E 37,78x dengan industrinya berkisar 30,22x, dapat disimpulkan bahwa AMRT secara PE relatif cukup mahal di Industrinya.

Udah sering belanja di AMRT kan? Tapi udah punya sahamnya belum nih? Yuk komen buy or bye?

Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights