BBTN 3Q24: Hasil di Bawah Ekspektasi Akibat Tekanan Beban Bunga

Analis

Satria Sambijantoro

Evelyn Vidya Paramita

BTN mencatat laba bersih sebesar IDR581 miliar di 3Q24 (-30,8% y-y, -9,5% q-q), membawa total laba bersih 9M24 ke IDR2,08 triliun (-10% y-y). Angka ini hanya memenuhi 60-61% dari estimasi laba 2024E, yang dipengaruhi oleh:

  • Pendapatan bunga bersih turun -12,3% y-y menjadi IDR8,9 triliun.
  • Beban bunga melonjak +26% y-y menjadi IDR13,5 triliun, mendorong NIM turun ke 2,9% (-84bps y-y).
  • PPOP tertekan -32% y-y akibat kenaikan beban operasional +17,2% y-y.

📊 Pertumbuhan Kredit & Pendanaan

Dari aspek kredit, BTN tumbuh 11,9% y-y menjadi IDR356,1 triliun senada dengan panduan FY24E di 10-11%. Pendanaan CA naik +25,9% y-y, meningkatkan rasio CASA ke 51% (+150bps y-y), didukung oleh penguatan kanal digital BBTN.

🏡 Tantangan di Segmen KPR

  • Pertumbuhan KPR bersubsidi melambat setelah program subsidi berakhir pada Agustus.
  • Likuiditas tetap menjadi tantangan utama untuk memanfaatkan program rumah gratis pemerintah.

🧐 Pandangan Ke Depan

Manajemen optimistis untuk memperbaiki NIM menjadi 3,5% dan menurunkan CIR ke 57% pada 2025E melalui strategi fokus pada dana murah. Namun untuk saat ini, dengan mempertimbangkan metrik perbankan yang masih di bawah harapan, kami tetap menjaga rating pada HOLD dengan target harga IDR1.225 (P/B 2025E 0,5x).

Full PDF: BSBBTN1124

Disclaimer on:

Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi

Regards

Investment Specialist

Tags:

Related Insights