Analis
Jeremy Mikael
Dahulu, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID IJ) dikenal sebagai penyedia jasa pertambangan yang nyaris sepenuhnya bergantung pada batu bara thermal. Tapi, sejak 2021, peta bisnisnya mulai berubah. Tidak ingin bergantung pada satu sumber pendapatan, DOID memulai perjalanan transformasi besar—dan hasilnya kini mulai terlihat! Nah penasaran sama penjelasan lebih lanjut soal DOID? Yuk simak narasi di bawah ini💡
🌍 Ekspansi Global Mulai Membuahkan Hasil
Langkah pertama? Akuisisi Downer Mining East di Australia, yang kini dikenal sebagai BUMA Australia. Ini bukan akuisisi biasa—DOID masuk ke pasar metallurgical coal (met coal), yang digunakan untuk baja, bukan pembangkit listrik. Dengan klien besar seperti BHP, kontribusi pendapatan dari met coal melonjak! 🚀
🔹 2021: 99% pendapatan DOID masih berasal dari batu bara thermal.
🔹 9M24: Porsi thermal turun ke 74%, sementara met coal kini menyumbang 26%!
Tak hanya jasa, DOID kini masuk bisnis kepemilikan tambang:
🔹 Dawson Coal (eks Anglo-American, 12 juta ton/tahun) → Bisa dongkrak non-thermal ke 37% di FY25 setelah akuisisi rampung.
🔹 Atlantic Carbon Group (ACG) → Ultra-high-grade anthracite, kontribusi non-thermal naik ke 28% di FY24.
🔹 29Metals (ASX:29M) → Tambang tembaga & logam mulia.
Tantangan? Hujan deras menekan overburden removal (-9% y-y), tapi produksi batu bara klien justru naik 3%! EBITDA turun 16% y-y akibat ekspansi, namun diharapkan pulih seiring efisiensi.
🚀 Transformasi DOID makin nyata! Target 50% non-thermal di 2028 bukan sekadar rencana, tapi sedang terjadi!
Full pdf: BSDOID0225
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
