Dalam investor call dengan Direktur Utama PT Arkora Hydro Tbk (ARKO IJ), Aldo Artoko, perusahaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pendapatan dan margin laba bersih pada 2Q24, didorong oleh pengakuan pendapatan dari Proyek Tomoni yang dimulai pada kuartal tersebut. ARKO, yang berfokus pada pengembangan pembangkit listrik tenaga air yang berkelanjutan, memiliki kapasitas operasional 42,8 MW dan berencana meningkatkannya menjadi 62,8 MW pada akhir 2024. Perusahaan ini melihat peluang pertumbuhan yang signifikan seiring dengan meningkatnya permintaan energi terbarukan dan komitmen Indonesia untuk mengurangi emisi karbon.
ARKO memiliki kontrak jangka panjang dengan PLN, yang memberikan aliran pendapatan yang stabil dan memastikan arus kas yang berkelanjutan. Perusahaan ini berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang kuat meskipun menghadapi tantangan seperti puncak El Niño pada tahun 2023. Saat ini, ARKO tengah mengerjakan beberapa proyek utama dan sedang menjajaki peluang baru di Kalimantan dan Sumatera, serta mempertimbangkan berbagai opsi pendanaan seperti obligasi hijau dan pinjaman bank untuk mendukung strategi pertumbuhannya.
Full PDF: https://dxtrade.bahanasekuritas.id/BSARKO0824
Analyst:
Christine Natasya
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
