PT Bumi Resources Tbk (BUMI), bagian dari Grup Bakrie dan Salim, segera melaksanakan private placement non-HMETD pada 31 Oktober 2024 untuk memenuhi kewajiban konversi obligasi wajib konversi (OWK).
Bagaimana Rencana BUMI?
BUMI akan menerbitkan 18.120 saham seri C dengan nominal Rp 50 per saham, dan harga pelaksanaan Rp 157 per saham, totalnya mencapai Rp 2,84 juta. Saham baru ini nantinya diambil oleh pemegang OWK sebagai hak konversi mereka, dengan hasilnya diumumkan pada 4 November 2024.
Jumlah Saham Naik, Begini Respon Market
Setelah private placement, total saham BUMI akan bertambah menjadi 371,32 miliar, terdiri dari 20,77 miliar saham seri A, 53,50 miliar saham seri B, dan 297,04 miliar saham seri C. Walau saham BUMI sempat turun 0,68% ke Rp 146, dalam sebulan terakhir saham ini melonjak 19,67% dan naik 92,11% dalam tiga bulan terakhir, didorong sentimen positif terkait kenaikan harga batu bara yang menguatkan posisi BUMI di sektor ini.
Dampak Private Placement
1. Dilusi Kepemilikan Saham: Salah satu dampak utama dari private placement adalah dilusi kepemilikan saham bagi pemegang saham yang ada. Karena saham baru diterbitkan dan dijual kepada investor tertentu, persentase kepemilikan pemegang saham lama akan berkurang.
2. Meningkatkan Modal Perusahaan: Dengan melakukan private placement, BUMI dapat meningkatkan modal . Dana ini bisa digunakan untuk ekspansi usaha, restrukturisasi utang, atau memperkuat neraca perusahaan.
3. Kemampuan Membayar Utang: BUMI yang memiliki utang cukup besar bisa menggunakan dana hasil private placement untuk membayar atau merestrukturisasi utangnya. Ini bisa memperbaiki rasio keuangan perusahaan dan meningkatkan kepercayaan investor.
Jadi gimana nih BUMI? bakal ikut buy atau bye?
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
