Sektor Konstruksi Indonesia: Sektor Konstruksi: Saatnya Kasih Perhatian Lagi? 🏗️

Analis
Kevin Jonathan Panjaitan

Sektor konstruksi lagi lesu karena anggaran infrastruktur 2025 diprediksi turun 📉, tapi kontraktor swasta seperti TOTL dan NRCA tetap menarik dengan profit stabil 💵 dan dividen manis 💸.Cerita Restructuring: Ada Harapan Baru Kontraktor BUMN yang keteteran akibat pandemi kini fokus restrukturisasi.  Pemerintah juga rencana bikin tiga holding besar: Hutama Karya, ADHI, dan PTPP. Hmm lalu bagaimana dengan kontruksi 2025 ini?🏢

2025, Fokus Beralih ke Ketahanan Pangan?
Dengan anggaran infrastruktur 2025 turun 📉, fokus pemerintah baru ke ketahanan pangan  dan gizi gratis 🍱. Imbasnya, kontraktor mungkin dapat kontrak lebih sedikit.

Kontraktor Swasta Tetap Bersinar, Mengapa Demikian?💫
Di tengah tantangan , kontraktor swasta bangkit dengan pertumbuhan kontrak baru  dan profit solid. TOTL & NRCA unggul karena neraca keuangan sehat 📊, dividen menarik 💸, dan kompetisi lebih ringan dari BUMN.

Rating Netral, Tapi Jangan Tutup Mata😎
Akhir cerita mengenai outlook sektor konstruksi masih NETRAL, tapi ada potensi comeback di 2026 kalau reformasi BUMN sukses. Untuk saat ini, TOTL dan NRCA tetap jadi pilihan utama 🚀. Dengan pecking order TOTL > NRCA > ADHI > PTPP > WIKA. Hmm menarik kan? Penasaran sama detail pecking order kami? Yuk simak di bawah ini🔽

🥇TOTL (BUY: IDR 850) – Premium Building Contractor 🏗️
TOTL jadi standar unggulan di konstruksi bangunan! GPM udah balik ke level sebelum pandemi, bahkan lebih tinggi dari swasta & BUMN lain. 🚀 Kami optimis TOTL bakal terus perform apik pasca-pandemi.
🥈NRCA (BUY: IDR 426) – Potensi Belum Terhargai 📈
Kontrak baru IDR3.6T di 11M24, tertinggi dalam 10 tahun! Ada peluang besar dapat proyek Tol Akses Patimban. Plus, dividen menarik & harga masuk yang menggoda. 💸
🥉ADHI (BUY: IDR 260) – Keuangan Terbaik di BUMN 💪
Rasio DER turun jadi 1.0x per 9M24, paling sehat di BUMN. ADHI juga bakal paling untung dari rencana holding BUMN konstruksi. Jadi pilihan utama di kategori ini. 🔥
🏅PTPP (HOLD: IDR 328) – Divestasi Jadi Kunci 🔑
Pencapaian kontrak baru tertinggi di BUMN, tapi divestasi masih jadi fokus buat perbaikan finansial. Rating hold karena katalis & upside terbatas. 🤷
🎖️WIKA (HOLD: IDR 202) – Tantangan Jangka Panjang 🛠️
Kontrak baru didukung 60% anak usaha. Fokus pada restrukturisasi & divestasi aset buat stabilitas keuangan. Rating hold sambil tunggu kejelasan lebih lanjut ⏳.

Full pdf: https://dxtrade.bahanasekuritas.id/BSConstruction0125

Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights