Analyst:
Purbiantoro Lintang
Satria Sambijantoro
Surplus dagang Indonesia di April turun tajam banget nih, cuma USD 0,16 miliar! 😱 Padahal konsensus pasar harapannya USD 2,8 miliar. Kenapa bisa serendah itu? Dan apa dampaknya buat BI? Yuk, kita bedah sama-sama 👇
🔹 Ekspor melemah, India bikin CPO kita sepi pembeli 📉
Ekspor tumbuh 5,25% y-y, tapi jangan senang dulu… ekspor batubara anjlok -34,1% dan CPO juga minus -1,4%. India lagi panen minyak nabati sendiri, jadi nggak banyak beli dari kita. Sementara permintaan dari China dan Korea juga lagi lesu.
🔹 Impor naik, tapi karena emas 😮
Impor naik 6,5% y-y, tapi masih jauh dari ekspektasi pasar (21,8%). Yang bikin heboh, impor logam mulia (terutama emas) melonjak 449,6% y-y! Selain itu, mesin dan alat listrik juga meningkat—mungkin ada sinyal restocking dari industri.
🔹 Ramadan sepi? Harga pangan malah deflasi 🥬📉
Biasanya Ramadan bikin harga-harga naik, tapi tahun ini beda. Inflasi bulanan malah turun -0,37%, paling dalam sejak pandemi. Makanan volatile kayak cabai dan bawang turun -2,04% m-m. Ini menunjukkan lemahnya permintaan rumah tangga.
🔹 BI cut rate bakal lanjut? Tergantung The Fed! 🏦🧐
Dengan tekanan harga yang jinak dan permintaan yang lemah, makin banyak alasan buat BI menurunkan suku bunga. Tapi BI tetap hati-hati. Mereka kemungkinan tunggu The Fed mulai potong bunga dulu sebelum lanjut easing lagi.
Full pdf: BSMACRO0625
Nah, kamu ngerasa ekonomi kita lagi cooldown juga gak? Yuk diskusi di kolom komen!
Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility
Regards
Investment Specialist
