Update Makro: Indonesia Apakah BI Baru Saja Menyimpang dari Prinsip Data-Dependennya? 🤔📉

Analis
Satria Sambijantoro
Purbiantoro Lintang

BI Tahan Suku Bunga, Pasar Ditinggal Bingung! 😵📉
Bank Indonesia (BI) memilih menahan suku bunga di 5,75% pada Rabu (19/02), mengejutkan banyak investor yang berharap pemangkasan 25 bps. Padahal, kondisi global terlihat lebih bersahabat—dolar melemah, yield obligasi AS turun, dan tekanan rupiah mereda. Keputusan ini justru menambah kebingungan pasar, mengingat bulan lalu BI malah memotong suku bunga saat rupiah sedang tertekan. Lantas, apa sebenarnya pegangan BI dalam menentukan kebijakan moneter? 🤔

Investor Gigit Jari, Saham & Obligasi Tersandung 📉💸
Pasar merespons negatif, IHSG langsung anjlok lebih dari 1%, dengan saham perbankan yang sebelumnya rally malah tertekan. BI mencoba menenangkan pasar dengan menaikkan rasio insentif likuiditas makroprudensial (KLM) dari 4% ke 5% untuk mendorong kredit ke sektor perumahan dan pertanian. Tapi, apakah ini cukup untuk mengembalikan optimisme?

Terlebih BI tetap agresif membeli SBN meskipun yield sudah turun di bawah 7%—berbeda dengan Januari ketika intervensi dilakukan saat yield melonjak. Ini memunculkan spekulasi bahwa BI ingin menekan biaya pinjaman lebih jauh, tapi di sisi lain, kebijakan yang berubah-ubah justru membuat pasar semakin ragu-ragu. 🚦

Full pdf: BSMACRO190225

Disclaimer on:
Buying and selling decisions are personal responsibility

Regards
Investment Specialist

Tags:

Related Insights