The Federal Reserve (The Fed) memutuskan buat nahan suku bunga di level 4.25%-4.5% dalam rapat Januari 2025, sesuai ekspektasi pasar. Ini jadi jeda setelah tiga kali pemangkasan berturut-turut sepanjang 2024 yang totalnya 100 bps. Lalu bagaimana detail lanjutanya? Yuk simak narasi di bawah ini
➡️ Powell: “Santai Dulu, Bro!” 😌
Ketua The Fed, Jerome Powell, bilang mereka tak akan buru-buru nurunin bunga lagi. Inflasi memang sudah turun, tapi mereka mau lihat progres lebih lanjut sebelum ambil keputusan berikutnya.
➡️ Ekonomi Masih Kuat, Tapi Inflasi Belum Sepenuhnya Lunak?
The Fed mencatat ekonomi AS masih tumbuh solid, pengangguran tetap rendah, dan pasar tenaga kerja kuat. Tapi inflasi masih agak tinggi, bahkan mereka gak lagi bilang ada “kemajuan menuju target 2%”.
➡️ Ketidakpastian Masih Ada 🤔
The Fed juga nampaknya juga turut mengakui kalau outlook ekonomi masih belum pasti. Mereka bakal tetap waspada terhadap risiko di kedua sisi mandatnya: inflasi dan lapangan kerja. Jadi, buat yang nunggu bunga turun lagi, harus lebih sabar! 😬
Dengan adanya penahanan dari suku bunga diharapkan setidaknya akan memberikan angin segar untuk aset beresiko lainnya dan memberikan keutungan bagi emas sebagai safe haven asset
Nah gimana nih? Udah incar saham sektor apa aja nih? Atau masih wait and see dulu?🤔 Yuk komen!
Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi
Regards
Investment Specialist
