Analis: Satria, Lintang, Evelyn
Reli 3% pada IHSG sejak pengumuman 18 direktur Danantara mencerminkan optimisme baru investor. Menariknya, 67% dari mereka memiliki latar belakang di pasar modal, investasi, keuangan, atau perbankan, sementara 61% lulusan universitas AS, dan 72% memiliki gelar Master atau PhD. Dengan usia rata-rata 55 tahun, tim ini dinilai berpengalaman dalam mengelola sektor keuangan.
Momen “Kapitulasi” Prabowo?
Penunjukan ini mengindikasikan pendekatan pasar yang lebih pragmatis dari Presiden Prabowo Subianto, yang bisa menjadi momen “kapitulasi” terhadap kebijakan pro-pasar. Koreksi IHSG di awal kepemimpinan presiden bukanlah hal baru—di era Presiden Jokowi pada 2015, indeks jatuh -25% (Maret–Oktober 2015) saat ia masih beradaptasi dengan kompleksitas ekonomi terbesar di Asia Tenggara.
Bukan De-Rating: Ada Potensi Reli
Sentimen investor terhadap Danantara dan RUPS bank BUMN sebelumnya terlalu bearish. Mengingat pasar bergerak berdasarkan ekspektasi, perkembangan yang netral atau sedikit positif saja bisa cukup memicu reli taktis pada aset Indonesia.
Rekomendasi: Saham BUMN dan Potensi Spillover
Kami melihat saham BUMN sebagai penerima manfaat utama:
✅ Top Picks: BBRI, BBNI, ANTM, ADHI
✅ Potensi Spillover: BRIS, CTRA, GOTO
Saat ini, enam saham blue-chip terbesar (BBCA, BMRI, BBRI, BBNI, ASII, TLKM) diperdagangkan pada rata-rata P/E 11,3x dan P/B 2,1x, lebih rendah dari valuasi krisis dalam 15 tahun terakhir. Dengan valuasi yang tertekan, rally berbasis aliran dana asing dapat mendorong IHSG ke 7.170 sebelum akhir tahun. 🚀
PDF Full: BS-STRATEGY0325
Disclaimer on:
Keputusan Membeli dan Menjual menjadi tanggung jawab pribadi
Regards
Investment Specialist
